oleh

Hingga Hari Kelima, Warga Uemalingku yang Hilang di Laut Belum Ditemukan

TOUNA – Hingga hari kelima, Sabtu (9/10) pencarian terhadap Jufri Bujo (46) warga Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) yang hilang sejak Senin (4/10) malam belum juga ditemukan.

“Sampai hari ini, Sabtu (9/10) sore korban belum juga ditemukan,” kata AKP Muh. Natsir, SH kepada media ini.

AKP Muh. Nastsir mengatakan, bahwa pencarian hari kelima terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan Basarnas, Pol Airud Polda Sulteng dan Sat Pol Air Polres Touna warga dan keluarga korban.

“Upaya pencarian dilakukan dari TKP korban hilang sampai ke perairan Tanjung Api Desa Labuan. Untuk pencarian korban akan dilanjutkan besok,” tutupnya.

Sebelumnya, Jufri Bujo dikabarkan hilang pada Senin (4/10) pukul 20.00 Wita saat mencari ikan dengan cara menyelam memanah ikan di laut Tanjung Bendera Keke, Kelurahan Malotong, Kecamatan Ampana Kota.

Korban memanah ikan bersama kedua temannya bernama Adrian M. Wagio dan Nudi Alias Udi warga Kelurahan Uentanaga Atas, Kecamatan Ratolindo.

Mereka bertiga pergi menggunakan 1 perahu mencari ikan dengan cara memanah ikan di sekitar laut Keke Kelurahan Malotong, Kecamatan Ampana Kota.

Sampai di laut mereka bertiga turun menyelam untuk mencari ikan dengan cara memanah dan jarak mereka sekitar 20 meter dan dapat terlihat satu sama lain dengan menggunakan senter.

Namun seketika angin bertiup kencang, sehingga perahu yang mereka gunakan hanyut terbawah arus, saat itu korban berenang mengejar perahu tersebut dan kedua temannya (saksi) berdiri di atas batu karang melakukan pencahayaan menggunakan senter dan tidak berapa lama korban sudah tidak kelihatan oleh kedua temannya dan hanya lampu yang ada dalam perahu yang kelihatan.

Kemudian,  kedua temannya berenang ke darat untuk meminta bantuan warga melakukan pencarian korban. Warga setempat membantu melakukan pencarian dengan menggunakan katinting, namun dengan adanya tiupan angin dan ombak yang kencang, sehingga masyarakat tidak berani mengejar perahu tersebut.

Komentar

News Feed