oleh

Wujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba, BNNK Touna Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Aparat Penegak Hukum

TOUNA |  Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tojo Una-Una (Touna) menggelar Workshop Penguatan Kapasitas Aparat Penegak Hukum dalam Mewujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba pada Sektor Kewilayahan, Kamis (12/08/2021) di Freschi Cafe & Resto Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Uentanaga Bawah, Kecamatan Ratolindo.

Kegiatan diikuti aparat penegak hukum dari unsur Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) wilayah Kabupaten Touna.

Adapun Narasumber pada Worksoh ini yakni Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd, Kasat Narkoba Polres Touna, AKP Muh. Irham, S.H dan dr. Else Riahna Peuru.

Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman ditemui usai Workshop mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan agar penegak hukum bersama-sama dalam hal pemberantasan narkoba.

“Dengan mengajak Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari Koramil dan Polsek serta anggota Satpol PP, kita bisa lebih bekerjasama menangani daerah yang kita siapkan untuk wujudkan kota tanggap ancaman narkoba,” kata AKBP Djohansah Rahman.

Lanjut, kata Djo panggilan akrabnya, Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan penguatan kepada aparat hukum dalam upaya menciptakan ketanggapan wilayah tempat bertugas dari ancaman Narkoba sebagai upaya mewujudkan Touna. BERSINAR.

Nanti arahnya ke Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar). Selanjutnya Interpensi Berbasis Masyarakat (IBM), disiapkan adanya agen pemulihan, sedangkan di desa bersinar adanya relawan-relawan yang membantu penanganan peredaran gelap narkoba.

Agen pemulihan diberikan bimbingan teknis sebagai perpanjangan BNN, untuk menangani korban khususnya pengguna, untuk dilakukan interpensi singkat, assessment dan konseling. Supaya korban narkoba ini, mereka tertangani di desa.

Komentar

News Feed