oleh

BNNK Touna Gelar Pengembangan Kapasitas P4GN Pada Lembaga Adat dan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal

TOUNA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tojo Una-Una (Touna) melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) menggelar Kegiatan Pengembangan Kapasitas Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Pada Lembaga Adat dan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal, Rabu (09/06/2021) di Aula Hotel Ananda Ampana.

Kegiatan yang dibuka oleh Kasubbag Umum BNNK Touna, Moh. Irham Ismail, S.Pd.I mewakili Kepala BNNK Touna, AKBP Djohansah Rahman, S.Pd ini,  menghadirkan 30 peserta dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Pada kegiatan ini menghadirkan 3 orang Narasumber yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Touna, Haerul Willah, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan Kabupaten Touna, Dg Mario Pawodjoi, SH, M. Si dan Sub Kordinator P2M BNNK Touna, Nur Bagus Indah. Lakadjo, S.KM.

Kondisi darurat Narkoba bahkan tidak berubah dimasa pandemi Covid-19. Hal ini, tidak hanya mengharuskan masyarakat untuk paham dan mengerti akan bahaya narkoba, tetapi juga mau mendukung upaya P4GN, sehingga diharapkan dapat menjaga diri, keluarga dan lingkungan sekitarnya dan bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata Farid Usuli saat membacakan laporan panitia.

Menurutnya, bahwa berdasarkan data seksi rehabilitasi BNN Kabupaten Touna tahun 2020 jumlah klien rehabilitasi 27 orang. Sementara untuk tahun 2021 s/d saat ini sudah sebanyak 24 orang artinya tahun ini terjadi peningkatan penggunaan narkoba.

“Sehingga diperlukan keterlibatan semua pihak guna mendukung terlaksananya program pencegahan dan pemberantasan Narkoba,” tuturnya.

Oleh karena itu, kata dia, BNNK Touna mengadakan kegiatanKegiatan Pengembangan Kapasitas P4GN Pada Pada Lembaga Adat dan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal, sehingga diharapkan melalui kegiatan ini terciptanya sinergitas dan lingkungan kerja yang BERSINAR, Bersih Dari Narkoba.

Dia menambahkan, kegiatan ini juga berdasarkan acuan atau Dasar Hukum UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan, Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 47 tahun 2009 tentang Badan Narkotika Nasional, Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional No. 6 tahun 2020 tentang organisasi dan tata Kerja Badan Narkotika Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota dan daftar isian pelaksanaan anggaran DIPA BNN Kabupaten Touna tahun 2021.

“Adapun tujuannya dalam rangka menambah pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, meningkatkan peran aktif dalam menciptakan lingkungan Bersih Dari Narkoba dan tercipta sinergitas antara BNN dengan Tokoh Adat dan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal, sehingga tercipta Kabupaten yang tanggap akan ancaman Narkoba,” tutupnya.(yya)

 

Komentar

News Feed