oleh

Kebakaran Penginapan Santafur Ampana, Pemilik Alami Kerugian 1 Milyar Rupiah

TOUNA | Penginapan Santafur di Jalan Sultan Hasanuddin No. 69 B, Kelurahan Ampana, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una-Una (Touna) terbakar pada Selasa (08/06/2021) pukul 11.00 Wita. Dalam peristiwa tersebut itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami korban sekitar 1 Milyar Rupiah.

“Penyabab kebakaran diperkirakan dari Api yang berasal dari sisa pembakaran memasak di dapur kemudian menjilat dinding dapur yang terbuat dari kayu, sehingga menyebabkan kebakaran besar yg berdampak pada terbakarnya rumah, kos kosan dan penginapan Santafur,” kata Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, SIK, MIK melalui Kapolsek Ampana Kota AKP Petrus A. Matasik, SH kepada media ini, Selasa (08/06/2021).

Kapolsek menjelaskan, dari keterangan saksi Ibu Masnun Lahay pemilik Penginapan Santanur bahwa sekitar pukul 09.00 wita, dirinya menyuruh karyawannya untuk memasak dan saat itu Ibu Masnun berada di kios yang terletak di depan rumah yang terbakar.

“Saat dikios ibu Masnun melakukan kegiatan merapikan barang jualannya, sekitar pukul 11.00 wita datang perempuan Nina menyampaikan bahwa rumah terbakar, seketika itupun ibu Masnun keluar dari Kios langsung menuju sumber api,” jelasnya.

Lanjut, kata Kapolsek, setelah Ibu Masnun melihat dapur yang terbakar dan langsung melakukan pemadaman api yang saat itu ibu Masnun menyiram sumber api di tungku tempat memasak, tapi karena melihat api susah untuk di padamkan ibu masnun lari keluar rumah menuju rumah makan Pangkep yang berada di seberang jalan depan rumahnya untuk meminta bantuan Dg.Ahmad, menghubungi pemadam kebakaran.

“Selang beberapa saat setelah ibu Masnun menyuruh Dg.Ahmad menghubungi pemadam kebakaran, Mobil pemadam kebakaran sebanyak 2 unit tiba di lokasi kebakaran dan langsung memadamkan api, akan tetapi  kondisi api sudah membesar,” lanjut AKP Petrus.

Kapolsek menambahkan, personil Pemadam Kebakaran menggunakan 2 unit mobil pemadam bersama personil PDAM yang menggunakan 1 unit mobil tangki PDAM sabagai penyuplai air dan masyarakat sekitar penginapan berusaha memadamkan api tersebut.

“Korban pemilik penginapan ibu Masnun dirinya ikhlas menerima atas musibah yg menimpahnya dan kejadian ini diakuinya karena kelalainnya sendiri tidak mengontrol kembali kondisi dapur saat karyawannya selesai memasak seperti yang biasa dilakukannya,” tambah AKP Petrus.

Dikatakannya, dirinya bersama personil Polsek Ampana Kota dan personil Polres Touna dipimpin langsung Kabag Ops AKP Mulyadi bersama Kasat Intelkam AKP Muh. Jamil dan Kasat Sabhara AKP Kukuh Edy Purwanto membantu proses pemadaman.

“Personil Polsek Ampana kota dan Polres Touna dilokasi menutup jalur kelokasi kebakaran agar mempermudah keluar masuk mobil pemadam kebakaran, membantu proses pemadaman, mengamankan barang berharga dari penjarahan dan Identifikasi Polres Touna melakukan olah TKP,” tukasnya.(yya).

Komentar

News Feed