oleh

Polres Touna Serius Tangani Kasus Pembunuhan Wanita 23 Tahun di Desa Sansarino

TOUNA – Polres  Tojo Una-Una (Touna) melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) terus berupaya mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan  terhadap wanita inisial HJ (23) di Desa Sansarino yang terjadi pada 07 April 2021 pekan lalu.

Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, SIK, MIK melalui Kasat Reskrim Iptu Tonny Lantja, SH menyampaikan bahwa dalam penanganan kasus tersebut pihaknya bersungguh-sungguh dan sangat serius dalam mengungkap pelaku pembunuhan.

“Penyidik tidak tinggal diam, kami tetap melakukan proses penyelidikan dan ada beberapa langkah-langkah yang kami  lakukan yaitu tindakan olah TKP oleh Identifikasi Polres berupa pengamatan umum, pembuatan sketsa, pengumpulan alat bukti  dan pengambilan sidik jari di TKP,” kata Iptu Tonny kepada media ini, Kamis (29/04/2021).

Dia mengungkapkan, bahwa sudah ada beberapa orang yang dicurigai, cuman sampai saat ini masih dikembangkan terus, untuk memenuhi dua alat bukti.

“Jadi kami terus melakukan pengembangaun untuk membuktikan secara pasti siapa pelakunya. Apakah dari mereka sebagai pelaku atau tidak,” ungkapnya.

Tonny menjelaskan, penyidik juga telah memeriksa sebanyak 50 orang saksi, baik dari keluarga korban maupun tetangga, termasuk dokter sebagai ahli yang mengeluarkan visum terhadap korban.

“Penyidik juga telah mengirimkan sampel DNA korban ke Labfor Jakarta, karena ditemukan ada 21 helai rambut ditangan kanan korban pada saat korban meninggal dan barang bukti tersebut kita mintakan pembanding untuk mengetahui rambut itu milik siapa. Jadi hingga saat ini penyidik masih menunggu hasil dari Labfor Jakarta,” jelasnya,

Menurutnya, bahwa kendala-kendala yang dihadapi penyidik yaitu terkait ada tidaknya saksi yang melihat pelaku yang melakukan tindak pidana pembunuhan tersebut dan saksi-saksi ditempat kejadian tersebut tidak ada yang melihat atau mendengar kejadian tersebut.

“Sementara untuk barang bukti handpone milik korban sampai saat ini belum ditemukan dan diduga hilang diambil oleh pelaku,” tuturnya.

Dia juga mengatakan, bahwa dalam proses penanganan kasus ini, Polres Touna  juga dibantu oleh pihak keluarga korban Mohammad Rusli.

“Selain itu, dalam penyelidikan Satreskrim Polres Touna di backup Tim Ditreskrimum Polda Sulteng, guna mempercepat pengungkapan kasus tersebut,” ujarnya.

Dia juga minta kepada masyarakat apabila mendapat informasi yang berkaitan dengan pembunuhan tersebut dapat menghubungi kami pihak kepolisian Polres Touna.

“Kami juga meminta doa restunya agar bisa secepatnya mengungkap kasus pembunuhan tersebut dan Apabila masyarakat ingin mengetahui perkembangan kasus tersebut bisa menghubungi kami langsung,” tutupnya.(RED).

Komentar

News Feed