oleh

FKUB Sulteng Laksanakan Muhibbah Kerukunan Bersama Pemda Touna dan Pimpinan Keagamaan

TOUNA – Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah (Sulteng) melaksanakan Muhibbah Kerukunan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) dan pimpinan keagamaan, Sabtu (10/04) bertempat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Touna.

Muhibbah Kerukunan ini, dihadiri oleh Pjs. Bupati Touna,  Taslim DM. Lasupu, SP, MT, Kepala Badan Kesbangpol, Sutrisno Lasawedi, Kepala Kementerian Agama Touna, pengurus FKUB Touna, pimpinan majelis agama-agama, pimpinan organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat.

Pjs. Bupati Touna, Taslim DM. Lasupu memaparkan bahwa kondisi kehidupan umat beragama rata-rata di daerahnya dalam keadaan baik dan rukun.

“Meski kita baru selesai pilkada 2020 kemaren, namun hingga saat ini hampir tdk ada gesekan-gesekan antar umat beragama, Kalaupun ada maka itu hanyalah dampak gesekan-gesekan politik saat pilkada dan alhamdulillah saat ini masih bisa terkendali,” kata Taslim DM. Lasupu yang juga merupakan Sekda Touna itu.

Taslim berharap, agar masyarakat Touna senantiasa menjaga kondisi kerukunan umat beragama ini hingga palantikan Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-una yang defenitif.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Touna, saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan FKUB Sulteng yang telah berkenan dan bisa berkunjung di Touna terutama dalam rangka pembinaan kerukunan,” ujarnya.

Taslim juga berharap, semoga dengan kunjungan ini dapat bermanfaat buat masyarakat Touna dalam merajut kedamaian dan keharmonisan di negeri ini.

“Kunjungan ini dapat memberikan kekuatan kepada FKUB Touna dalam memberikan layanan terhadap umat beragama guna memperkuat kerukunan dan kedamaian,” tutupnya.

Sementara itu Ketua FKUB Sulteng Prof.Dr. H. Zainal Abidin. M.Ag pada kesempatan itu menyampakan, bahwa konflik antar umat ini karena hati kita sering berjauhan.

“Jika hati kita berjauhan maka kita biasanya harus berteriak ketika menyampaikan sesuatu. Namun jika hati berdekatan apalagi menyatu maka semua komunikasi akan terbangun dengan santun dan baik,” ucapnya.

Prof. Zainal sangat mengapresiasi upaya-upaya kerukunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah Touna dan jajarannya.

“Dari laporan pak Sekda dan Kaban Kesbangpol menunjukkan bahwa kabupaten Touna sangat menjaga kehidupan umat beragama agar berlangsung secara harmonis,” katanya.

Olehnya, itu dia berharap, kondisi ini perlu ditingkatkan karena saat ini banyak informasi yang dapat memecah belah umat beragama.

“Karena tidak ada satu agama yang meridhai pembantaian. Sehingga perilaku pembentaian dan kekerasan hanya dilakukan oleh mereka-mereka yang minim pengetahuan agamanya dan salah memahami ajaran agama. Agama itu suci dan baik hanya pemeluknya yang kadang salah memahaminya,” ujarnya.(RED).

 

Komentar

News Feed