oleh

Satreskrim Polres Touna Berhasil Mengungkap Tindak Pidana Pencurian Uang Ratusan Juta Rupiah

TOUNA  –  Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Tojo Una-Una (Touna) berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian yang terjadi di toko Satria Desa Pusungi, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Touna pada Bulan Juli s/d November 2020.

Satreskrim Polres Touna berhasil menangkap pelaku berinisial IKW alias Kadek (24) warga Desa Rantau Jaya, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai pada Selasa 2 Desember 2020 lalu yang merupakan karyawan di toko Satria.

Demikian disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Touna, Iptu Tonny Lantja, SH bersama Kasubbag Humas Iptu Tryanto pada saat konfrensi pers, Selasa (26/01/2021) dikantin Polres Touna.

Iptu Tonny mengungkapkan, adapun modus operandi pelaku yaitu awalnya pada sekitar bulan Juli 2020 sekitar pukul 08.00 Wita tersangka yang merupakan karyawan melihat kunci gudang penyimpanan barang berada di pintu dan ada 4 kunci yang sama dalam satu ikatan.

“Kemudian tersangka mengambil 1 kunci gudang tersebut tanpa sepengetahuan dari pemiliknya, setelah itu ketika pemilik toko pulang ke kampungnya di Desa Bunta dan saat itu tinggal tersangka sendiri, tersangka pun langsung membuka gudang dan menuju ke tempat penjualan sparepart motor yang tidak terkunci lalu menuju meja kasir dan mengambil kunci laci yang berada diatas meja tersebut lalu mengambil uang yang berada dalam laci meja, namun tersangka tidak mengambil semua uang,” ungkap Tonny.

Lanjut, kata Tonny, untuk menghindari kecurigaan tersangka hanya mengambil sebagian lalu disimpan di kamar tersangka.

“Jadi tersangka seterusnya melakukan hal tersebut sampai ketahuan oleh pemilik toko,” lanjutnya.

Tonny mengatakan, adapun alat bukti yaitu keterangan saksi, keterangan tersangka dan petunjuk.

“Adapun barang bukti berupa uang sejumlah Rp. 62 Juta 205 Ribu, 1 unit motor Yamaha Vixion warna merah, 1 unit motor Honda Beat warna putih, 1 unit motor Honda Supra, 2 ekor sapi, 3 ekor babi, 1 buah lemari pakaian warna coklat, 1 buah mesin paras merk Yadika, 1 buah salon merk Polytron, 1 buah senapan angin merk Sharp Tiger, 1 buah helm merk asca, 1 buah helm merk JPX, 1 buah kasur warna hijau, 1 buah tas ransel, 1 buah dia, 1 buah kunci gudang dan 1 lembar surat tanah beserta kwitansi,” ujar.

Tonny menambahkan, pelaku dipersangkakan dengan Pasal 362 KUHPidana Jo Pasal 65 Ayat (1) KUHPidana.

“Saat ini penanganan perkara tersangka telah dilakukan penyerahan berkas perkara (Tahap 1) ke Jaksa Penuntut umum (JPU) pada 11 Januari 2021 dan rencananya akan dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) pada 28 Januari 2021,” tukas mantan Kapolsek Ulubongka itu.

Laporan: Yahya Lahamu

Komentar

News Feed