oleh

Didampingi Kabasarnas, Panglima TNI Kunjungi Mamuju Sulbar

-Regional-51 views

SULBAR –  Setelah dari Kalimantan Selatan mengunjungi posko bencana banjir, Kabasarnas Marsdya (Purn) Bagus Puruhito yang mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bertolak ke Mamuju, Sabtu (16/1/2021). Panglima dan Kabasarnas tiba sekitar pukul 14.00 WITA disambut SAR Mission Coordinator (SMC) operasi SAR, Saidar Rahmanjaya, yang juga Kepala Kantor SAR Mamuju.

Rombongan bertolak menuju Posko Induk Gempa di Kantor Gubernur Sulawesi Barat.
Pada kesempatan tersebut, Panglima memberikan apresiasi tim SAR gabungan yang telah melaksanakan dengan cepat.

“Response time tim SAR cepat, koordinasi dengan Potensi SAR juga baik, sehingga dapat meminimalisir jatuhnya korban yang lebih banyak,” katanya.

Terkait update jumlah korban dari Posko Induk, meninggal dunia 46 orang, luka berat 189 orang, dan luka ringan 637 orang, serta pengungsi sekitar15.000 orang.  Seperti diberitakan sebelumnya, Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, digoncang 2 gempa berkekuatan cukup besar selama 2 hari berturur-turut.

Gempa pertama terjadi hari Kamis (14/1/2021) pukul 14.45 WITA dengan kekuatan magnitudo 5,9. Pusat gempa di darat, tepatnya 4 km arah barat laut Majene. Gempa kedua dengan skala lebih besar, 6,2 SR menyusul keesokan harinya, Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 02.28 WITA.

Gempa pada kedalaman 10 km itu berjarak sekitar 35 km selatan Kota Mamuju dan sekitar 62,2 km sebelah utara Kota Majene.Puluhan korban meninggal dunia dan terluka. Gempa tersebut juga mengakibatkan longsor di 3 titik sepanjang jalan poros Majene-Mamuju, kerusakan infrastrukur seperti jembatan, gedung perkantoran, ruko, hotel, puskesmas, kendaraan, dan ratusan rumah warga mengalami kerusakan berat hingga ringan. (*)

Komentar

News Feed